Tampilkan postingan dengan label curiosity. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curiosity. Tampilkan semua postingan

Sejarah Banten

10.58 Add Comment



Berdirinya kesultanan Banten diawali ketika kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke jawa barat. Pada tahun 1524, Sunan Gunung Jati alias Syarif Hidayatullah bersama pasukan demak menaklukkan penguasa banten, dan mendirikan kesultanan banten yang berada di bawah pengaruh demak.
Kota banten terletak di pesisir selat sunda, dan merupakan pintu gerbang yang menghubungkan Sumatra dan jawa. Posisi banten yang sangat strategis ini menarik perhatian Demak untuk menguasainya. Di tahun 1525 – 1526 pasukan demak bersama Sunan Gunung Jati berhasil menguasai baten.
Sebelum banten berdiri sebagai kesultanan, wilayah ini termasuk bagian kerajaan pajajaran yang beragama hindu. Pada awal abad ke – 16, yang berkuasa di banten adala prabu Pucuk Umum dengan pusat pemerintahan kadipaten di banten Girang. Adapun daerah Surasowan hanya berfungsi sebagai kota pelabuhan. Menurut berita Joad Barros (1616), wartawan Portugis, diantara pelabuhan yang tersebar di wilayah pajajaran, pelabuhan sunda kelapa dan banten merupakan dua pelabuhan terbesar yang dikungjungi para saudagar dalam dan luar negeri. Dari sanalah sebagian besar lada dana hasil negeri lainnya diekspor.
Pada masa lalu, banten adalah semacam kota metropolitan. Ia menjadi pusat perkembangan pemerintahan kesultanan banten, yang sempat mengalami masa keemasan selama kurang lebih tiga abad. Menurut babad pajajaran, masuknya islam dibanten dimulai ketika Prabu Siliwangi sering melihat cahaya yang menyala-nyala di langit. untuk mencari tahu tentang arti itu, ia mengutus kian Santang, penasehat kerajaan pajajaran yang mengatakan bahwa cahaya di atas banten adalah cahaya islam. Kian Santang pun memeluk islam dan kembali ke pajajaran untuk mengislamkan masyarakat. Upaya kian santang hanya berhasil untuk beberapa orang saja, sedangkan yang lainnya menyingkirkan diri. Akibatnya, pajajaran menjadi berantakan.

Pada tahun 1526, gabungan pasukan Demak dan Cirebon bersama dengan laskar marinir maulana Hasanuddin (putra Syarif Hidayatullah) tidak banyak mengalami kesulitan dalam menguasai banten. Bahkan ada yang menyebutkan, Prabu Pucuk Umum menyerahkan banten dengan Sukarela. Pusat pemerintahan yang semula berkedudukan di Banten pun dipindahkan ke Surasowan. Pemindahan pusat pemerintahan ini dimaksudkan untuk memudahkan hubungan antara pesisir melalui selat sunda dan selat malaka. Hal ini berkaitan pula dengan situasi asia tenggara kala itu. perlu dingat, malaka telah dikuasi portugis, sehingga pedagang yang enggan berhubungan dengan portugis mengalihkan rute niaga ke selat sunda.
Sejak itu, pelabuhan banten semakin ramai. Atas penunjukkan Sultan Demak, pada tahun 1526 maulana Hasanuddin diangkat sebagai Adipati Banten. Di tahun 1552, banten diubah menjadi negara bagian Demak, tetap dengan Maulana Hasanuddin sebagai pemimpinnya. Pada waktu demak runtuh dan diganti Pajang (1568), Maulana Hasanuddin memproklamasikan banten sebagai Negara Merdeka.
Sultan maulana Hasanuddin memerintah banten selama 18 tahun (1552 – 1570). Ia telah memberikan andil besar dalam meletakkan fondasi islam di Nusantara. Selain dengan mendirikan masjid dan pesantren, Maulana Hasanuddin juga mengirim ulama ke berbagai daerah yang telah dikuasainya. Usaha penyebarluasan Islam dan pembangunan Banten itu dilanjutkan oleh para penerusnya. Pada masa jayanya, wilayah kekuasaan Kesultanan Banten Meliputi Serang, Pandeglang, Lebak, dan Tangeran.
Saya sekali kejayaan itu mulai berakhir pada masa sultan Ageng Tirtayasa. Kesultanan Banten mengalami kehancuran Akibat ulah anak kandung Sultan Ageng Sendiri, yaitu sultan Haji. Pada waktu itu, Sultan Haji diserahi amanat oleh ayahnya sebagai sultan muda yang berkedudukan di Surasowan. Namun, sultan haji berdekat-dekat dengan kompeni, bahkan memberi mereka keleluasaan untuk berdagang di pelabuhan banten. Hal itu sangat tidak disukai oleh Sultan Ageng. Hingga akhirnya Sultan Ageng menyerang Istana Surasowan pada 27 Februari 1682. terjadilah perang dasyat , Sultan Ageng Tirtayasa melawan kompeni yang mendukung Sultan Haji. Istana Surasowan mengalami kehancuran pertama akibat perang tersebut.
Meskipun istana Surasowan dibangun kembali dengan megah oleh Sultan haji atas bantuan Arsitek Belanda, namun pemberontakan demi pembrontakan oleh rakyat banten tidak pernah surut. Sultan Ageng Tirtayasa memimpin perang gerilya bersama anaknya yang setia, Pangeran Purbaya, serta Syekh Yusuf, seorang ulama dari Makassar sekaligus menantunya. Akan tetapi, akhirnya Kompeni mengerahkan kekuatan penuh, dan Sultan Ageng dapat dikalahkan.

Setelah kekalahan itu, para pengikut Sultan Ageng Tirtayasa menyebar ke berbagai daerah untuk berdakwah. Syekh Yusuf dibuang ke Srilanka, tempat ia memimpin gerakan perlawan lagi, sebelum akhirnya dibuang ke Afrika Selatan. Di Afrika Selatan, Syekh Yusuf menyebarkan Islam, sampai wafatnya.
Sementara itu, banten jatuh menjadi boneka belanda. Daendels yang membangun jalan raya Anyer – Panarukan kemudian memindahkan pusat kekuasaan Baten ke Serang. Istana Surosowan ia bakar habis pada 1812. dapat dikatakan, pada tahun itulah Kesultanan Banten runtuh.

Keberadaan dan Kejayaan Kesultanan Banten pada masa lalu dapat dilihat dari peninggalan sejarah, seperti Masjid Agung Banten yang didirikan pada masa pemerintahakan Sultan Maulana Hasanuddin. Arsitektur masjid tersebut merupakan perpaduan antara arsitektur asing dan jawa. Bangunan lain yang membuktikan keberadaan Kesultanan Banten masa lampau adalah bekas istana Surasowan, yang letakkanya berdekatan dengan Masjid Agung Banten. Istana Surasowan yang kini tinggal puing-puing itu dikelilingi oleh tembok benteng yang tebal dengan luas kurang lebih 4 hektare, berbentuk persegi empat panjang. Benteng tersebut kini masih tegak berdiri, di samping beberapa bagian kecil yang telah runtuh.
Dalam situs kepurbakalaan banten, masih ada beberapa bangunan lain, misalnya menara banten, masjid Pacinan Tinggi, Benteng Speelwijk, Meriam Ki Amuk, Watu Gilang, dan pelabuhan perahu karangantu

Kisah Saddam si akhir hidupnya

14.22 Add Comment



Setelah invasi di Irak pada 19 Maret 2003, Saddam Hussein bertahan di Baghdad hingga dia melihat ibu kota irak itu segera jatuh. Beberapa bulan kemudian dia kepergok bersembunyi disebuah ladang yang sama, tempat pelariannya tahun 1959, setelah turut ambil bagian dalam upaya pembunuhan terhadap PM Irak Abdul-Karim Qassim.

Wawancara Biro Investigasi Federal (FBI) berlangsung saat dia berada dalam tahanan tentara AS. Dari sini muncul cerita saddam dalam pelarian, sebelum dan setelah dijungkalkan.

Dokumen itu juga mengkonfirmasikan lapoan sebelumnya bahwa Saddam sengaja membuat dunia percaya bahwa Irak memiliki senjata pemusnah massal, salah satu faktor pendorong invasi AS. Kepemilikan senjata pemusnah massal itu sengaja ditiupkan untuk membuat Iran yakin Irak memiliki senjata kuat. Saat itu Irak beanggapan Iran lebih berbahaya ketimbang AS.

Saddam ditangkap tentara AS. Pada 13 Desember 2003, delapan bulan setelah invasi. Pengadilan Irak menuduhnya berbuat kejahatan terhadap kemanusiaan dan dihukum gantung pada akhir 2006.

Saddam mengatakan, dia tidak pernah berada disekitar Baghdad saat bom berdentuman di Baghdad. Saat itu tentara AS yakin Saddam ada disekitar Baghdad.

Saddam terakhir kali tampil di depan publik di Azamiyah pada 9 April, sehari sebelum patung perunggu bergambarkan dirinya dijungkalkan dipusat kota Baghdad.

Saddam mengatakan sempat kembali ke baghdad sekitar 10 atau 11 April 2003 ketika kota itu hendak jatuh. Saat itu dia bertemu dengan para pemimpin Irak dan mengatakan, “Kita berjuang secara tersembunyi”.

Namun, tak lama kemudian Saddam meninggalkan Baghdad. Dia mengurangi tenaga pengamanan pribadi untuk mengelabui tentara AS yang memburunya. Kepada penjaganya, dia mengatakan mereka telah menunaikan tugas dengan bagus.

Ini semua terungkap dalam dokumen lebih dari 100 halaman ditulis George Piro, seorang agen FBI. Piro mewawancarai Saddam setelah Saddam ditemukan dalam sebuah lubang disebuah lahan pertanian di Tikrit. Kota asalnya, yang berjarak sekitar 80 km di utara Baghdad.

Wawancara itu tersedia untuk publik pada rabo, 1 Juli 2009 lalu oleh National Security Archive.

Saddam membantah kepercayaan luas bahwa dia menggunakan orang yang mirip dengannya untuk menghindari penyergapan. “ini tipuan film, bukan kisah nyata” kata Saddam.

Saddam mengatakan, dia menghindari musuh dengan menggunakan telepon hanya dua kali dalam satu dekade. Saddam terus berpindah-pindah tempat. Dia berkomunikasi dengan kerabat melalui kurir atau bertemu secara pribadi. “dia sangat sadar kecanggihan teknologi AS.” Demikian salah satu kutipan tulisan Piro.

Dalam rangkaian wawancara antara Februari dan Juni 2004, Saddam membantah bahwa Irak memiliki senjata pemusnah massal. Hal itu sengaja ditiupkan sebelumnya untuk membuat Iran ketakutan. Iran berperang dengan Irak pada periode 1980 – 1988.

Meski demikian, Saddam menolak kunjungan tim PBB untuk memeriksa keberadaan senjata tersebut selama 1998 – 2002. Tim pemeriksa kembali berkunjung ke Irak pada november 2003 dan tetap menyimpulkan Irak tidak koopeatif. “demi tuhan, jika saya punya senjata itu, saya sudah pasti menggunakannya untuk melawan AS,” kata Saddam kepada Piro.

Mantan Presiden AS, George W Bush, memutuskan untuk menginvasi Irak dengan alasan bahwa Saddam punya senjata pemusnah massal. Bush juga yakin senjata pemusnah massal itu bisa disebarkan pada para teroris.

Alasan ini terbukti salah total, tetapi tidak pernah dipertanggungjawabkan oleh Bush, ataupun Tony Blair, PM Inggris yang berkolaborasi dengan AS saat invasi.

Tak bertemu Bin Laden

Bush juga yakin Saddam merupakan orang yang dekat dengan Osama Bin Laden, pemimpin Al Qaeda. Ini juga memperkukuh niat Bush menginvasi Irak. Inipun terbukti tidak benar. Saddam mengatakan sama sekali tak pernah bertemu dengan Bin Laden secara pribadi. Saddam juga mengatakan Irak sama sekali tak pernah bekerja sama dengan kelompok teroris manapun untuk melawan AS.

Data dari the National Security Archive ini diperoleh berdasarkan Freedom of Information Act yang dimintakan New York Daily News.

Saddam juga mengatakan bahwa Bush telah memanipulasi serangan 11 September 2001 sebagai alasan kuat untuk menginvasi Irak. Saddam mengatakan AS telah kehilangan nalar karena 9/11, julukan terkenal bagi serangan itu.

Piro telah pernah bertutur soal wawancaranya dengan televisi CBS dalam program “60 minutes” tahun lalu.

Kepadanya Saddam mengatakan, dia salah perhitungan dengan Bush, yang dia kira tak akanmenginvasi Irak, paling-paling hanya melakukan serangan terbatas. “Saddam mengatakan seharusnya Irak bisa bertahan dalam serangan AS kedua dengan anggapan serangan AS tidaksegencar yang di duga,” kata piro.
Saddam mengira,Iran lah yang lebih berbahaya ketimbang AS, berdasarkan wawancara pada 11 juni 2004.
Saddam juga bertutur soalkeadaan menjelang invasi AS tahun 1991, yang di dorong oleh Invasi Irak ke Kuwait, negara sahabat AS. Hal ini membuat AS kukuh untuk menginvasi Irak.

Saddam mengutip peringatan Menlu AS saat itu, James A Baker III, kepada Menlu Irak Tariq Aziz pada Januari 1991. Kalimat Baker,”Jika Irak tak memenuhi permintaan AS, kami akan membuat anda kembali ke situasi negara terbelakang.”
Saddam mengaku pihaknyalah yang memerintahkan paluncuran rudal Scud ke Israel saat Invasi AS tahun 1991. Alasan Saddam, Israel-lah yang mempengaruhi AS untuk semua prahara di dunia Arab.

sumber : kompas.com

skandal besar SBY

10.57 Add Comment
skandal besar SBY
STOP PRESS !!!

TERBONGKARNYA SKANDAL PENIPUAN AKABRI!


Sepandai-pandai menyimpan bangkai, akhirnya pasti tercium juga.
Pepatah lama itu, sekarang terbukti terjadi pada Calon Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Rahasia yang disimpannya dalam-dalam
selama 35 tahun, kini akhirnya terbongkar jua. Ternyata, selain
istrinya Kristiani (putri mantan Komandan Kopassus Letjen Sarwo
Edhie Wibowo) dan dua anaknya, Agus dan Ibas, yang dikenal publik
selama ini, ia masih punya istri lain dengan dua anak pula. Istrinya
itu, seorang wanita Filipina dan dua anaknya Adinda, 35 tahun, dan
adiknya, Dev 33 tahun.

Sang istri yang kini sudah ia ceraikan, kemudian menikah lagi dengan
seorang warga Jerman, dan kini menetap di Jerman. Sedang Adinda yang
sulung, sudah menikah dengan Danang, putra H.Ir. Luqman Hakim,
mantan Kepala Divisi Produksi Pertamina, kini menetap di Jakarta.
Sang adik, Dev, tinggal di Amerika Serikat.

Terbongkarnya kasus ini, tentu saja membuat secara moral SBY sudah
tak layak menjadi Capres. Dia harus segera mundur dari
pencalonannya, karena terbukti selama 35 tahun ini, dia telah menipu
AKABRI dan institusi ABRI yang selama ini ia banggakan. Ia juga
telah menipu KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan KPK (Komisi
Pemberantasan Korupsi), serta seluruh rakyat Indonesia, karena dalam
riwayat hidup yang ia serahkan kepada KPU, soal istri dan dua
anaknya ini, tak pernah ia cantumkan. Selain itu, kasus ini akan
mengungkap pula seluk-beluk harta-benda yang dimiliki SBY yang
sesungguhnya, yang tak pernah ia laporkan kepada KPK dalam
pencalonannya sebagai Presiden.

Soalnya, Adinda yang merasa dikibuli oleh ibu tirinya, Kristiani,
dalam soal pembagian harta, telah menggugat persoalan harta ini ke
sebuah pengadilan di Jakarta. Bila dicek di pengadilan soal harta
yang menjadi pokok perkara gugatan itu, segera akan diketahui bahwa
harta-harta itu tak dilaporkan SBY ke KPK, antara lain sebuah rumah
di Pondok Indah dan sebuah lagi di kawasan Menteng. Kedua rumah itu
saja sudah bernilai lebih Rp 10 milyar, padahal SBY melaporkan nilai
hartanya ke KPK, cuma Rp 4,5 milyar. Kasus ini jauh lebih dahsyat
dibanding heboh kasus Jaksa Agung A.Rahman yang cuma tak melaporkan
sebuah rumahnya di Cinere (bernilai Rp 2 milyar) dulu kepada KPKPN,
yang kemudian menjadi berita besar di media massa.

Apa yang terjadi sesungguhnya? Kisah ini harus dimulai 35 tahun yang
lalu, yaitu setelah SBY tamat SMA di Pacitan, Jawa Timur, pada tahun
1968. Ia kemudian pergi ke Surabaya, kuliah di Unair. Ternyata, di
sana ia berkenalan dengan seorang wanita Filipina. Singkat cerita,
keduanya lalu menikah di Catatan Sipil di Jakarta. Dari sinilah
lahir Adinda dan Dev.

Mungkin karena belajar sembari beristri, kuliahnya berantakan. Yang
jelas ia kemudian pindah ke PGSLP (Pendidikan Guru SLP) di Malang.
Lalu pada 1970, ada penerimaan siswa AKABRI, dan SBY berminat
melamar ke sana. Tapi seperti diketahui, sekolah calon perwira TNI
itu, tak menerima siswa yang sudah beristri. Maka SBY pun berunding
dengan istrinya, maka diputuskanlah SBY melamar ke AKABRI, dengan
status bujangan. Itu ia lakukan di Malang.

Singkat cerita, SBY diterima masuk AKABRI di Magelang, sedang sang
istri dengan dua anaknya, rela mengais hidup sendiri di Malang, demi
cita-cita besar sang suami: menjadi jenderal, Walau pun untuk itu,
SBY harus menipu institusi ABRI itu, dengan mengubah statusnya
sebagai bujangan.

Nah, ketika itu yang menjadi Gubernur AKABRI adalah Letjen Sarwo
Edhie Wibowo, mantan Komandan Kopassus. Rupanya, Sarwo kepincut
kepada sang Taruna AKABRI asal Pacitan ini. Ia bertubuh tinggi,
berwajah tampan, sikapnya menunjukkan ciri-ciri seorang priyayi
Jawa. Apalagi otaknya encer, meski ia cuma anak seorang Peltu,
Komandan Koramil. Pokoknya, di mata Sang Gubernur ini, SBY betul-
betul seorang Arjuna yang ideal untuk disandingkan dengan putrinya,
Kristiani. Para Taruna AKABRI yang lulus pada 1973, bersama SBY,
pasti tahu bagaimana kagumnya Sarwo kepada anak muda ini. Dan mereka
juga tahu bahwa Sarwo menjodohkan SBY dengan putri kesayangannya.
Bagaimana SBY? Bukankah ia telah punya istri? Di sinilah
persoalannya. SBY tentu tak mungkin mengungkapkan rahasianya kepada
Sarwo bahwa sesungguhnya ia telah beristri. Kalau itu ia lakukan
tentu ia dipecat sebagai Taruna, dan mungkin pula akan dipidana
karena menipu AKABRI. Maka seperti sama diketahui, setelah lulus,
SBY kemudian menikah dengan Kristiani.

Setelah beberapa tahun menikahi Kristiani, ia akhirnya terpaksa
mengaku bahwa ia telah punya istri Filipina. Tentu terjadi gonjang-
ganjing di rumah tangga itu. Tapi akhirnya, ditemukan jalan
penyelesaiannya, SBY bercerai dengan wanita Filipina itu.
Sekali pun sudah bercerai, SBY tetap mengurusi kedua anak dari istri
tuanya. Buktinya, pada tahun 1999, ketika itu SBY menjabat Kepala
Staf Teritorial (Kaster) TNI, di rumah dinasnya di Cilangkap,
Jakarta Timur, SBY menikahkan putri sulungnya, Adinda, dengan pujaan
hatinya, Danang. Pernikahan itu memang tak dilakukan dengan pesta
besar-besaran, hanya sederhana. Kepada para kenalannya pun, SBY
mengaku Adinda bukan anaknya, melainkan keponakannya.
Inilah yang membuat Adinda kesal. Ia merasa tak diakui sebagai anak oleh SBY.

Adinda yang tamatan Universitas Trisakti Jakarta itu, kini bekerja
sebagai konsultan di sebuah perusahaan pertambangan. Sedangkan
Danang, sang suami, adalah putra Ir.H.Luqman Hakim, mantan Kepala
Divisi Produksi Pertamina. Adik Luqman adalah Dr Sofjan Sauri,
mantan Kepala LIPI, yang kini menjadi Kepala Litbang Departemen
Hankam.

Adinda merasa tambah kesal, ketika SBY mencalonkan diri sebagai
Presiden, SBY tak mencantumkan namanya dan adiknya, Dev, dalam
daftar riwayat hidup, yang kemudian tersebar luas di media massa.
Lebih kesal lagi ia, karena semua harta dikuasai oleh Kristiani,
sang ibu tirinya. Akibatnya, beberapa waktu yang lalu, ia menyewa
pengacara menggugat SBY dalam soal pembagian harta gono-gini.
Pengadilan kemudian memenangkan Adinda, sehingga ia memperolah,
antara lain, sebuah rumah mewah di Menteng dan di Pondok Indah.
Kedua rumah itu tidak ia tempati, karena Adinda dan suaminya sampai
sekarang, tinggal di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Berbagai langkah Adinda yang didukung oleh ibu dan para saudara
suaminya, membuat gerah SBY. Apalagi sekarang ia sedang menghadapi
pertarungan final pemilihan Presiden, menghadapi Megawati. Maka
Kristiani berkali-kali menelepon Adinda dan ibunya yang tinggal di
Jerman, agar tak usah ribut-ribut soal status mereka. Ia
menjanjikan, sesuai Pemilu Presiden, soal status mereka akan
diselesaikan oleh SBY. Malah sebuah sumber menyebutkan, Kristiani
sempat mengeluarkan ancaman yang membuat Adinda sempat takut. Beres?

Ternyata tidak. Kristiani dan SBY agaknya melupakan pesan pepatah
lama tadi: Sepandai-pandai menyimpan bangkai, akhirnya pasti tercium
juga. Walau sudah 35 tahun rahasia ini bisa dibungkus rapi, ternyata
sekarang mencuat ke permukaan. SBY memang bisa mengendalikan pers
dan para wartawan di negeri ini, apakah melalui pemberian amplop,
lobi para intelnya, dan sebagainya. Tapi betapa pun, tentu akhirnya
ia tak bisa menyembunyikan sebuah kebenaran

CARA KERJA KULKAS / AC

15.26 2 Comments
CARA KERJA KULKAS / AC
 
 berikut ini adalah artikel yang saya ambil dari www.mailarchive.com
 
 
1) Compressor itu ngambil udara luar bertekanan biasa lalu dicampurin
dgn cairan Freon (jenis R122/R121 dsb) dgn bantuan pressure
valve/pressure pump.
 
Dlm proses campursari ini...timbul panas...karena pencampuran dilakukan
dgn tekanan tinggi....Hasil proses campursari gas ditekan masuk
Condenser/sor dgn cepat.
 
 
 
2) Akibat Tekanan cepat itu dan panas yg dibawanya...begitu masuk ke
rute Condenser (yg serupa dgn radiator mobil itu - yg terlihat kayak
sisir dijejer** gitu)....gas campursari tadi...merasakan beda tekanan
luarbiasa....dari yg padat & panas langsung masuk ke jalur yg longgar /
tekanan biasa-rendah..walhasil gas campuran dgn freon tadi segera
bereaksi mencari kesetimbangan energinya dgn segera melepas panas
dirinya ke udara luar/sekitar utk mendinginkan diri.   Ini menyebabkan
terjadinya sublimasi (menyublim - gas >>cairan)  Bagian condenser serupa
sisir itu..utk membantu gas panas tadi menjadi cepat dingin.
 
Karena bentuknya yg kayak sisir itu..maka dipastikan materinya
tipis...o.s.i   hati** dgn bagian sisir** ini jangan sampe terkoyak /
sobek yg berakibat kebocoran.  Karena ujungnya adalah pemborosan energi
listrik, biaya listrik, pengisian freon yg cepat habis.
 
 
 
3) Sublimasi udara+freon ini (dlm bentuk cairan dingin ) dari condenser
melanjutkan jalan**nya ke wilayah evaporator-blower  melalui pipa
tembaga/seng yg kecil & sempit....wilayah evaporator-blower bertekanan
lebih rendah lagi..dimana disini ada lagi bagian yg berbentuk jejeran
sisir** lagi....   Disini unit evaporator-blower menyedot udara luar yg
panas  lalu menyemprotkannya ke cairan sublim yg dingin tadi shg
bereaksi merubah diri menjadi  gas yg bertemperatur DINGIN & bertekanan
lebih rendah dari udara normal.    Gas ini lah yg ditiup keluar oleh
evaporator-blower sbg "udara AC / KULKAS" yg dingin yg kita tau.    
 
Besar kecilnya sedotan & semprotan dibagian evaporator-blower ini yg
bisa kita atur melalui saklar THERMOSTAT  manual atau yg digital via
remoteitu...
 
Unit thermostat ini  yg akan menjaga stabilitas pilihan suhu yg kita
mau. 
 
Karena itu unit evaporator selalu berada didlm ruangan yg akan
didinginkan.   (baik itu AC ataupun KULKAS)
 
Kecuali selang sedotan evaporator yg menjulur kearah berlawanan sampe ke
sekitar Compressor.
 
********* 
 
(Utk chiller air, kayaknya hanya beda dimana sebagian pipa unit
condensernya dicelupkan ke air & sebagian outlet evaporatornya juga
dilewatkan ke air utk mendinginkannya...)
 
*********
 
Bagian yg rawan dari evaporator adalah;
 
- Sisir** evaporator ....mestinya tidak akan rusak jika rutin
dibersihkan dgn hati** & tidak mampet oleh kotoran / .
 
(kalo mampet dgn kotoran...mesin evaporator yg spt pompa sedot-udara
udara -kayak aerator canggih gitu...lebih bert kerjanya & bisa cepat
aus/rusak) 
 
- Inlet-Outlet evaporator-blower harus dijaga supaya tidak tersumbat
kotoran / blok es / tertutup / kecelup air.
 
- Saklar thermostatnya.
 
 
 
Begitu seterusnya....sampe pegel deh...siklusnya.
 
 
 
Demikian & semoga semua bisa lebih pinter dari sekarang....dan nanti 
 
Biar gak gampang dikibuli tukang AC /Kulkas nanti kalo ketemu problem di
rumah masing**.
 
Karena part yg rawan rusak dlm sistem Chiller/AC/Kulkas itu hanya ;
 
1)       Compressor (bagian pressure valve/pump). 
 
2)       Pipa Connector Siklus freon & sambungan** ato tekukan**nya.
 
3)       Sisir** Condenser & Sisir** Evaporator.
 
4)       Inlet - Outlet Evaporator-blower jika tertutup/tersumbat.
 
 
 

 

apasih awan itu sebenarnya

07.43 Add Comment
apasih awan itu sebenarnya

biasanya pada hari minggu pagi selepas sholat shubuh aku dan istriku menyempatkan untuk berjalan-2 di sekitar kompleks budi texindo untuk menghirup udara pagi dan menggerakkan badan, pernah kami terlibat adu argumen mengenai awan, aku bilang itu uap air istriku bilang asap akhirnya aku browse dan ketemulah artikel ini, ternyata memang uap air hehe... istriku pasti cemberut karena pendapatnya salah hehe.....

 Awan biasanya bisa tampak di langit setiap hari. Memandang awan sungguh menyenangkan, bisa berubah-ubah bentuknya, bergerak, dan warnanya pun bermacam-macam. Awan adalah kumpulan uap air yang dapat kita lihat. Eit, kalaupun langit tak berawan, bukan berarti tak ada air di udara, lho. Hanya, uap air itu tak tampak.

Teman-teman, udara yang hangat di dekat permukaan bumi mampu menahan uap air dalam jumlah lebih banyak. Makin tinggi dari permukaan bumi, udara semakin dingin. Jadi, uap air pun bertambah banyak dan membentuk awan. Nah, bila air di atas sana semakin besar dan berat, maka jatuhlah dia ke tanah. Kita menyebutnya hujan.

Awan ada berbagai macam jenisnya. Masing-masing jenis itu, bisa menjadi pertanda cuaca. Berkat Luke Howard (1772-1864) kita jadi lebih mudah memahami awan. Howard adalah orang yang meneliti berbagai jenis awan. Ahli dari Inggris ini otodidak, lho. Artinya, ia tidak belajar dari bangku sekolah. Dia seorang ahli obat-obatan! Kamu juga bisa jadi ahli apa pun kalau punya minat dan bersungguh-sungguh seperti dia.

Cirrus, Cumulus, dan Stratus
Bagaimana kalau kali ini kita duduk di halaman, memandang keindahan awan? Tapi, hati-hati. Jangan melihat langsung ke matahari karena membahayakan matamu. Bawalah selembar kertas dan pensil. Perhatikanlah awan di atas sana. Gambarlah. Perhatikan warnanya. Lakukan lagi di hari-hari yang berbeda. Bandingkan dengan jenis awan yang utama seperti yang diungkap Luke Howard ini.

* Awan Cirrus adalah awan yang tipis, biasanya sebagai petunjuk cuaca cerah. Awan ini tipis karena terbentuk di atmosfer yang lebih tinggi di mana hanya ada sedikit uap air.

* Awan Cumulus (cumulus artinya berkumpul) adalah awan yang bergumpal-gumpal seperti kapas. Pada dasar masing-masing awan itu biasanya datar dan mungkin bisa sekitar 1.000 m di atas permukaan tanah. Cumulus biasanya dihubungkan dengan udara cerah. Tapi, udara bisa berubah, menjadi cumulonimbus, (nimbus artinya hujan). Itu artinya hujan angin ribut yang disertai petir.

* Awan Stratus adalah awan yang berwarna keabu-abuan yang biasanya menutupi seluruh langit. Kita menyebutnya langit mendung. Awan ini mirip kabut yang tak mencapai tanah. Terkadang gerimis mengiringi awan stratus. Kalau menghasilkan hujan, namanya adalah nimbo stratus.

Kalau kamu lihat, awan itu sering berupa gabungan dari jenis-jenis di atas. Cirrus, misalnya, bisa menjadi pertanda badai akan datang, terutama bila awan menebal menjadi cirro stratus yang menutupi langit!

(yahooligans )