Tampilkan postingan dengan label ide bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ide bisnis. Tampilkan semua postingan

Hidrogel, butiran warna - warni pengganti tanah

14.12 Add Comment



Berawal dari kegemaran akan tanaman, pasangan suami istri Benny Ikhsan dan Eka Dwiyanti, pada 1998 merintis penggunaan media tanam pengganti tanah berbentuk butiran gel, yakni Hydrogel. Bentuknya yang cantik berwarna-warni bisa disusun dalam wadah kaca sehingga menjadikan tampilan ruang tamu atau kantor terlihat lebih segar.

Hydrogel terbuat dari bahan polymer yang mampu menyimpan air, serta mengandung unsur-unsur hara yang dibutuhkan bagi tanaman layaknya media tanah. Menurut Eka, tanaman indoor dan outdoor bisa ditanam di Hydrogel ini. Perawatannya pun tak jauh berbeda dengan tanaman yang ditanam di tanah. Tanaman Hydrogel cukup disiram secara teratur dan diberi pupuk setiap enam bulan sekali. Tapi jangan menjemur tanaman di bawah sinar matahari langsung, sebab bisa mengakibatkan Hydrogel rusak dan berlumut.

Yang menarik, Hydrogel memakai bahan pewarna makanan yang aman. Jika warnanya memudar, tinggal tambahkan beberapa tetes saja cairan pewarna agar warna butiran gel kembali cerah.



Benny dan Eka telah memasarkan Hydrogel melalui agen di daerah-daerah seperti Surabaya, Sumatra, dan Sulawesi. Pasangan dengan satu orang putra ini pun aktif mengikuti berbagai pameran dan bazaar secara rutin. Kreasi Hydrogel juga pernah diakui sebagai produk unggulan Jawa Barat. Benny dan Eka berharap, penggunaan Hydrogel makin diminati oleh masyarakat khususnya para pecinta tanaman.(TES/VIN)



Hydrogel
Jl. Krakatau IV/226, Sukmajaya
Depok Timur Depan
Contact Person : Eka Dwiyanti
Telepon/HP : 021-77832264 / 0818 132 409

Kap lampu dari tempurung kelapa

16.04 1 Comment

Liputan6.com, Gianyar: Hampir semua bagian tanaman kelapa dapat dimanfaatkan menjadi benda yang berguna. Tidak terkecuali tempurung kelapa. Di tangan para seniman ukir di Gianyar, Bali, tempurung kelapa dimanfaatkan menjadi benda seni berupa kap lampu serta tempat lilin bernilai tinggi. Salah seorang yang menekuninya adalah Made Ramia. Aneka model dan tema sudah diciptakan dari tangan terampilnya, mulai dari tema alam dan tumbuhan hingga satwa. Sebagian bahkan sudah diekspor ke luar negeri seperti negara-negara di

Hiasan rumah dari limbah kaca

16.00 1 Comment

Liputan6.com, Jember: Seorang perajin asal Jember, Jawa Timur, memanfaatkan limbah kaca menjadi berbagai barang berguna. Supardi, warga Desa Sidodadi, Jember, menyulap limbah kaca menjadi vas bunga, asbak rokok, dan berbagai hiasan dinding lainnya.

Menurut Supardi, Kamis (11/6), caranya pembuatan barang-barang tersebut sangat mudah. Setelah dibersihkan, kaca dipilah berdasarkan warna dan jenis. Selanjutnya dipotong kecil-kecil. Kemudian, potongan kaca ditempel dengan lem pada gerabah atau media lainnya.

Keterampilan Supardi itu baru dijalani sejak tiga bulan lalu. Dalam sehari Supardi bisa menghasilkan tiga hingga lima produk yang ia jual seharga Rp 15 ribu hingga Rp 300 ribu. Harga tersebut tergantung besar kecilnya produk serta tingkat kesulitan pembuatan. Hasil karya Supardi sangat disukai pembeli asal Eropa dan Australia